“Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”
( Matius 19:6 )
Putra dari Bapak Maliamson Saragih Sumbayak &
Ibu Pastianna Br. Purba (+)
Putri dari Bapak St. Drs. Anderson Sinaga &
Ibu Mariasma Purba, A.Md.Keb
Cerita kami berawal dari sebuah ibadah Namaposo GKPS se-Distrik III. Di sana, John
sudah lebih dulu melihat Rika, sementara Rika bahkan belum menyadari kehadirannya.
Ternyata, sebelum kami saling mengenal, John sudah lebih dulu mengenal Rika melalui
Instagram Namaposo GKPS Immanuel. Hingga Juni 2025, sebuah DM sederhana menjadi awal
percakapan kami. Awalnya hanya sekadar berkenalan dan bertukar cerita, tanpa pernah
menyangka bahwa percakapan kecil itu akan membawa kami pada sebuah perjalanan panjang.
Dua minggu kemudian, sebuah kesempatan mempertemukan kami secara langsung. Dari
pertemuan sederhana itu, kami mulai menjadi lebih dekat. Percakapan yang awalnya hanya
melalui pesan perlahan berubah menjadi komunikasi yang lebih sering, diselingi pertemuanpertemuan kecil yang membuat kami semakin mengenal satu sama lain. Sampai akhirnya, pada
Juli 2025, John mengajak Rika untuk berkomitmen. Dari sana, kami mulai belajar
berjalan bersama, saling mengenal lebih dalam, saling menguatkan, dan menikmati setiap
proses yang Tuhan izinkan terjadi dalam hubungan kami.
Hingga pada Maret 2026, John memberanikan diri untuk menyatakan keseriusannya.
Bukan lagi hanya tentang menjalani hubungan, tetapi tentang membawa hubungan ini menuju
sebuah pernikahan. Dengan niat yang sungguh-sungguh, John datang menemui orangtua
Rika untuk menyampaikan keseriusannya. Sebulan kemudian, pada April 2026, kedua keluarga
dipertemukan dalam sebuah langkah yang lebih serius. Dalam adat Simalungun, momen ini
dikenal sebagai marhusip—sebuah awal dari perjalanan dua keluarga untuk menjadi satu.
Pada 3 Agustus 2026, kami telah mengikat janji dalam pemberkatan di hadapan Tuhan. Dan
pada 22 Agustus 2026, dengan penuh syukur dan sukacita, kami akan melanjutkan perjalanan
ini dalam sebuah pernikahan. Kami percaya, pertemuan kami bukanlah sesuatu yang kebetulan.
Ada tangan Tuhan dalam setiap langkah kecil yang membawa kami sampai di titik ini. Dari
sebuah pertemuan yang bahkan tidak kami sadari, sebuah pesan sederhana, hingga akhirnya
menjadi sebuah janji untuk berjalan bersama seumur hidup.
Bagi Keluarga, Rekan dan Sahabat yang ingin mengirimkan hadiah, Silakan mengirimkannya melalui :
Join us in capturing the happy moments of our wedding by tagging your posts with the hashtag below: